Bekerja di Jepang mungkin terasa seperti mimpi yang jauh. Namun, bagi Alfatihatul Mubarokah, alumni DJR 24/25 asal Bener, Tegalrejo, DIY, mimpi tersebut kini telah menjadi kenyataan.
Berbekal tekad untuk memiliki pengalaman kerja di Jepang, Alfatihatul mengikuti proses pembelajaran di LPK Bina Insani sebagai persiapan menuju dunia kerja Jepang melalui program Tokutei Ginou.
Perjalanan tersebut tidak hanya tentang belajar bahasa Jepang. Di Bina Insani, Alfatihatul mendapatkan berbagai pembelajaran dan pendampingan yang membantunya memahami bagaimana mempersiapkan diri untuk bekerja di Jepang, mulai dari kedisiplinan, target belajar, hingga berbagai tahapan persiapan sebelum keberangkatan.
Hingga akhirnya, pada 16 Januari 2026, Alfatihatul berhasil terbang ke Jepang dan kini bekerja di bidang restoran di Prefektur Miyagi. Sebuah pencapaian yang menjadi bukti bahwa proses yang dimulai dari nol dapat membawa seseorang semakin dekat dengan impiannya.
“Ternyata ke Jepang dengan dana yang sedikit nggak sesusah itu”
Dalam pesan yang disampaikannya kepada Bina Insani, Alfatihatul mengungkapkan rasa terima kasih sekaligus pengalamannya selama mengikuti proses pembelajaran.
“Setelah belajar di Bina Insani jadi ngerti kalau ternyata ke Jepang dengan dana yang sedikit tu ga sesusah dan ga seolah too good too be true.”
Menurut Alfatihatul, proses belajar di Bina Insani juga membantunya memahami bahwa untuk mencapai tujuan, diperlukan komitmen dan target belajar yang jelas.
“Apalagi dengan kondisi yang udah bekerja dan hampir ga ada waktu buat belajar, tapi di Bina Insani semuanya beda! Dari segi pembelajarannya yang mana waktunya bisa kita atur sendiri, target sektor kerja nantinya yang akan kita ambil juga diberi bimbingan.”
Ia juga menyampaikan bahwa proses belajar yang dijalani tidak hanya membuatnya terus belajar, tetapi memahami bagaimana cara belajar yang tepat dan langkah apa saja yang harus dipersiapkan.
Terima kasih untuk Bina Insani
Keberhasilan Alfatihatul tidak terlepas dari proses panjang yang ia jalani bersama LPK Bina Insani, mulai dari tahap awal hingga akhirnya siap terbang ke Jepang.
Salah satu hal yang menjadi bagian dari pengalaman Alfatihatul adalah pendampingan yang diberikan Bina Insani selama proses persiapan. LPK Bina Insani tidak memungut biaya terima kasih maupun biaya terbang, sehingga peserta dapat fokus mempersiapkan kemampuan dan memenuhi tahapan keberangkatan.
Kini, Alfatihatul telah memulai babak baru kehidupannya di Jepang. Dari Bener, Tegalrejo, DIY, menuju Prefektur Miyagi, sebuah perjalanan yang menjadi pengingat bahwa langkah besar selalu dimulai dari keberanian untuk memulai.
Selamat bekerja di Jepang, Alfatihatul Mubarokah! 🇯🇵✨
Semoga sukses, terus berkembang, dan menjadi inspirasi bagi teman-teman lain yang sedang mempersiapkan langkah menuju Jepang.Dari belajar dari nol, mempersiapkan diri, hingga akhirnya terbang ke Jepang. Bersama Bina Insani, satu per satu langkah menuju impian dipersiapkan.











