Dikira Butuh Puluhan Juta, Ternyata Bisa Berangkat Jepang Lebih Murah!

Riki Membuktikan Mimpi Tokutei Ginou Bisa Jadi Nyata dengan Biaya Terjangkau

Dulu, Riki Kurniawan sempat berpikir bahwa bekerja di Jepang hanyalah mimpi yang sulit dicapai. Biaya yang katanya bisa puluhan juta membuatnya ragu untuk melangkah. Namun semuanya berubah ketika ia mengenal program Tokutei Ginou bersama Bina Insani Migrant Training Center.

Riki, alumni DJSI 30 asal Universitas Teknologi Yogyakarta, akhirnya berhasil terbang ke Jepang pada program Tokutei Ginou bidang pertanian di Gifu. Perjalanan itu bukan hanya tentang bekerja di luar negeri, tetapi juga tentang perjuangan, keyakinan, dan keberanian mengambil kesempatan.

“Yang paling bikin lega, total biaya ke Jepang ternyata under 15 juta kak. Dulu aku sempat mikir bakal habis 20 juta lebih.”

Kalimat itu menjadi bukti bahwa mimpi ke Jepang tidak selalu harus mahal. Bersama Bina Insani, Riki mendapatkan pendampingan dari awal belajar hingga proses keberangkatan. Suasana belajar yang nyaman, pengajar yang mendukung, dan arahan yang jelas membuat prosesnya terasa lebih ringan.

Ia juga merasakan bagaimana lingkungan di Bina Insani membuatnya semakin percaya diri untuk mengejar masa depan di Jepang.

“Pendampingannya jelas dan mudah dipahami. Dari awal sampai berangkat terasa lebih ringan. Terima kasih banyak Bina Insani sudah membantu mewujudkan mimpi saya.”

Kini, Riki sudah berada di Jepang dan menjalani kehidupan barunya di Gifu. Kisahnya menjadi bukti bahwa kesempatan bekerja di Jepang lewat program Tokutei Ginou terbuka bagi siapa saja yang mau berusaha.

Karena keberhasilan bukan tentang siapa yang paling cepat, tetapi siapa yang terus berjalan meski berkali-kali gagal.

✨ Ingin merasakan juga pengalaman bekerja di Jepang dengan biaya ke Jepang murah bersama Bina Insani?
Yuk mulai langkahmu sekarang dan wujudkan mimpi ke Jepang bersama Bina Insani MTC!